Pencairan Anggaran Lambat Jadikan Kebijakan Penanganan Covid-19 Tak Optimal

Kuntadi
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)

Erwan mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya reformasi birokrasi, yang dimulai penyederhanaan struktur birokrasi, membubarkan 27 lembaga dan memperkuat pengawasan publik pada kerja birokrasi. 

Pakar Manajemen SDM FEB UGM Gugup Kismono mengatakan, untuk membentuk perilaku baik para aparatur negara harus dimulai dari pemimpinnya. Pemimpin yang memiliki perilaku baik maka akan baik pula organisasi tersebut. 

“Salah satu usaha meningkatkan perilaku baik dan tata kelola itu jika pemimpin berperilaku baik maka organisasinya jadi akan baik. Bahkan bisa berimbas pada pribadi dari anggota organisasi itu,” katanya.

Pria yang menjabat Sekretaris Rektor UGM ini mengatakan pimpinan UGM terbiasa mengambil keputusan cepat dalam situasi kegawatdaruratan. Salah satunya adalah kebijakan Rektor UGM menyediakan shelter 1.226 bed untuk ruang isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 di DIY. 
 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 bulan lalu

DPR Desak Kemensos Kaji Ulang Anggaran Kebencanaan 2026 yang Menyusut Drastis

6 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

6 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

7 bulan lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

7 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal