Pengamat UGM: Selama Orang Miskin Masih Ada, Praktik Politik Uang Sulit Dihilangkan

Yohanes Demo
Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Dumairy. (Foto : iNews.id/yohanes demo)

Sementara itu, upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi praktik buruk tersebut hanya dengan edukasi. Namun, proses ini pun menurut dia tidak akan mudah dan cepat. Di sisi lain, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selama ini menurut dia juga tidak bekerja efektif dalam menjalankan fungsi pengawasannya.

Dengan begitu, kata dia, perlu lembaga independen non-pemerintah yang menjalankan fungsi pengawasan dalam proses pemilu. Sehingga bisa mengawasi jalannya Pemilu tanpa mendapatkan intervensi darimanapun.

"Kita butuh lembaga-lembaga pengawas swasta sampai ke daerah. Kalau di daerah sampai di tingkat kecamatan, misalnya anak-anak muda yang berani melakukan pengawasan, itu bagus," kata Dumairy.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Partai Perindo Rampungkan Kepengurusan Kotamobagu, Bidik 3 Kursi DPRD

6 bulan lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

8 bulan lalu

Pesan Zainal Arifin Mochtar ke Pelaku Teror: Jangan Jualan Polisi untuk Nakutin Orang

9 bulan lalu

Longsor Susulan Intai Warga Banjarnegara, Ditemukan Rekahan Membentuk Pola Tapal Kuda

9 bulan lalu

Kisah Inspiratif Rizal Galih, Lulus S2 UGM dengan IPK Sempurna dalam Waktu 22 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal