Pengelola Candi Prambanan Jual Pupuk Organik Hasil Olahan Sampah

erfan erlin
PT TWC mengolah sampah menjadi pupuk organik. (Foto : HO PT TWC)

Sampah organik dimasukkan ke tempat khusus (bedeng) untuk difermentasi. Proses fermentasi dengan menambahkan bahan fermentator seperti EM4, sari tebu, dan kotoran hewan. Setelah itu ditutup sampai rapat selama 21-30 hari dengan beberapa periode tertentu, diaduk agar bahan fermentator tercampur rata.

"Hasil fermentasi diolah menjadi pupuk organik siap digunakan. Pupuk organik yang kami hasilkan ini sudah terdistribusi untuk dijual kepada masyarakat, terutama para petani, dengan harga jual yang tentunya masih sangat terjangkau di kalangan masyarakat," ujarnya.

Untuk sampah anorganik seperti sampah plastik, pihaknya baru merancang program pengelolaannya menjadi barang yang lebih bermanfaat, serta kegiatannya melibatkan wisatawan. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
1 bulan lalu

5 Keuntungan Beli Tiket Masuk Prambanan di SatuSatu saat Prambanan Jazz Festival 2026

10 bulan lalu

5 Tempat Wisata Dekat Candi Prambanan yang Lagi Viral, Cocok Buat Liburan Singkat!

2 tahun lalu

Plt Bupati Badung Resmikan Pengoperasian Mesin RA-X di TPST Mengwitani

2 tahun lalu

Kesaktian Pusaka Kiai Bicak, Bantu Mataram Kalahkan Kerajaan Pajang di Prambanan

3 tahun lalu

Kemenag Optimalkan Candi Prambanan Pusat Destinasi Wisata dan Ibadah Umat Hindu Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal