Perubahan Iklim Cepat, BMKG Gelar Sekolah Lapang bagi Nelayan Kulonprogo

Kuntadi
Kepala BMKG Dwi Korita membuka sekolah lapang bagi nelayan Kulonprogo. (Foto: istimewa)

Melalui SLCN ini, dibekali ilmu yang cukup untuk menunjang produktivitas di tengah perubahan iklim. Nelayan bisa mendapatkan informasi secara langsung dari BMKG terkait kondisi cuaca, gelombang, hingga kecepatan angin. 

“Melalui sekolah lapang ini, nelayan bisa membuat perencanaan. Kapan harus melaut dan zona mana yang penuh ikan dan kondisi gelombang,” ujarnya. 

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyebut program SLCN cukup efektif meningkatkan produktivitas nelayan khususnya hasil tangkapan ikan.  Nelayan bisa mengurangi biaya operasional karena lebih mudah menentukan titik penangkapan ikan, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan laut. 

“Efektivitas tangkapan naik 15-25 persen sedangkan bahan bakar bisa menghemat hingga 25 persen,” ujarnya.

Seorang nelayan, Ngudi Warno mengaku, selama ini melaut hanya menggunakan ilmu titen. Lewat sekolah lapang ini, nelayan bisa mendapatkan informasi bahkan 10 hari sebelumnya kita sudah tahu gelombang akan pasang atau angin kencang. 

“Kalau dengan ilmu titen saat mestinya angin hanya 4 knot, tetapi sekarang kencang,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Berpusat di Kedalaman 10 Kilometer

11 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bulungan Kaltara, Cek Kekuatan Magnitudonya

1 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 4,4 Guncang Malang, Dipicu Aktivitas Sesar Bawah Laut

1 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 4,4 Guncang Malang, 4 Daerah Rasakan Getaran Kuat

1 hari lalu

Gempa Dangkal Hari Ini M 4,4 Guncang Malang Jatim, Berpusat di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal