Petani Kulonprogo Tolak Rencana Impor Beras, Ini Alasannya

Budi Utomo
Petani Kulonprogo membawa gabah hasil panen masa tanam pertama. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan, setiap tahun Kulonprogo mengalami surplus beras hingga mencapai 44.000 ton. Saat ini masa panen raya untuk masa tanam pertama sudah dilakukan petani dengan luasan 4.150 hektare, di wilayah Wates, Temon, sebagian Panjatan, Sentolo dan Nanggulan.

“Stok gabah kita cukup mencukupi karena setiap tahun surplus,” katanya. 

Sebelumnya pada bulan Februari telah dilakukan panen di Kalibawang, sebagian Girimulyo, Galur dan Lendah dengan luasan mencapai 4.799 hektare. Sedangkan total produksi beras di tahun 2020 mencapai 79.457 ton

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
1 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

13 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

29 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

1 bulan lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal