Petani Kulonprogo Tolak Rencana Impor Beras, Ini Alasannya

Budi Utomo
Petani Kulonprogo membawa gabah hasil panen masa tanam pertama. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan, setiap tahun Kulonprogo mengalami surplus beras hingga mencapai 44.000 ton. Saat ini masa panen raya untuk masa tanam pertama sudah dilakukan petani dengan luasan 4.150 hektare, di wilayah Wates, Temon, sebagian Panjatan, Sentolo dan Nanggulan.

“Stok gabah kita cukup mencukupi karena setiap tahun surplus,” katanya. 

Sebelumnya pada bulan Februari telah dilakukan panen di Kalibawang, sebagian Girimulyo, Galur dan Lendah dengan luasan mencapai 4.799 hektare. Sedangkan total produksi beras di tahun 2020 mencapai 79.457 ton

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal