Polisi Tunggu Hasil Tes DNA Orang Tua Korban Mutilasi Sleman, 99 Persen Sidik Jari Identik

Budi Utomo
erfan erlin
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi memberikan keterangan persnya terkait mutilasi di Sleman. (foto: MPI/Erfan Erlin)

SLEMAN, iNews.id - Penyidik Polda DIY masih menunggu hasil pemeriksaan tes DNA dari kedua orang tua R (20) untuk memastikan identitas korban mutilasi di Sleman. Hasil tes DNA ini akan dibandingkan dengan temuan potongan tubuh yang telah diamankan. 

“Dokkes sudah kirim surat untuk mencocokkan DNA. Kami masih menunggu hasilnya,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Nugroho Ariadi, usai peresmian Gedung Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polres Kulonprogo, Selasa (18/7/2023). 

Menurutnya, polisi telah menemukan beberapa potongan tubuh korban. Setidaknya ada lima lokasi yang menjadi lokasi pembuangan. Beberapa bagian tubuh ini sudah diambil dan ada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY. 
 
“Beberapa potongan tubuh ini, secara sidik jari sudah mengarah. Tetapi tetap pakai DNA,” katanya.  

Sementara itu, Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriardi mengatakan, untuk menyimpulkan korban adalah R (20) warga Pangkalpinang, polisi telah melakukan berbagai cara. Hasilnya dari pemeriksaan inafis pada sidik jari, 99 persen mengarah kepada R yang tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan swasta di Yogyakarta.

"Dan ini identik, nilai identiknya 99 persen," kata dia.

Polisi juga mengenalkan secara visual kepada keluarga terhadap barang-barang yang ditemukan di TKP, di antaranya ada baju kaos, celana pendek, sandal gunung. Oleh keluarga korban dipastikan barang tersebut adalah barang milik pribadi korban R.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
15 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

15 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

28 hari lalu

Duduk Perkara Eks Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobil

29 hari lalu

Mobil Eks Ketua BEM UGM Dipasang Pelacak usai Demo Gejayan, Polda DIY Buka Suara

1 bulan lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal