Radar Tsunami di Pesisir Selatan Bantul Bisa Jangkau Hingga 200 Km

Kuntadi
Gelombang tinggi merokaporandakan bangunan di sepanjang pantai di Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Dok.iNews.id)

BANTUL, iNews.id - Kawasan pantai selatan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan dipasangi radar untuk mendeteksi tsunami. Radar yang dipasang diperkirakan bisa menjangkau hingga berjarak 200 kilometer (km). Keberadaan gumuk pasir juga harus dipertahankan.

Dekan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Aris Marfai mengatakan radar ini akan dipasang untuk mendeteksi ancaman bencana tsunami dan gelombang besar yang bisa merusak kawasan pesisir. UGM saat ini telah menjalin dengan badan cuaca di Jepang. "Radar itu untuk mendeteksi ancaman tsunami," kata Aris seusai bertemu dengan Bupati Bantul bersama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) Parangtritis Geomaritime Science Park terkait rencana pengembangan dan pelestarian gumuk pasir pantai selatan Bantul, Kamis (13/9/2018).

Radar yang akan dipasang memiliki jangkauan yang cukup jauh. Setidaknya bisa menjangkau hingga 200 kilometer. Lokasi pemasangan akan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul. "Tinggal teknis pemasangan saja. Sedangkan dashboard monitoring akan dipasang di Museum Parangtritis Geomaritime," papar Aris.

UGM juga mengharapkan adanya lorong angin di sepanjang Pantai Parangtritis. Lorong ini diperlukan untuk pembentukan gundukan di kawasan gumuk pasir secara alami.

Menurut Aris, Fakultas Geografi UGM telah melakukan riset secara detail tentang pergerakan pasir di gumuk. Hasilnya pergerakan pasir itu ada yang disebut dengan lorong angin.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Terekam Video 2 Kapal Penyeberangan di Flores Timur Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal