Rentenir Masih Jadi Tantangan Koperasi di Kulonprogo

Kuntadi
Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana meninjau produk UMKM yang dihasilkan koperasi di Kulonprogo. (foto: istimewa)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo, Iffah Mufifati mengatakan di Kulonprogo ada 276 koperasi, sebanyak 221 di antaranya aktif sementara 55 sisanya pasif.

Terkait dengan maraknya rentenir, dinas mendorong masyarakat untuk mendirikan koperasi, karena tujuan koperasi ini dari dan oleh anggota. Sehingga ketika ada masalahan mereka bisa mencari solusi melalui koperasi ini. 

“Ini masih menjadi PR kami, dan untuk lokasi-lokasi yang sekiranya terindikasi banyak rentenir misalnya pasar tradisional kami mendorong dibentuk koperasi,” ujarnya. 

Dinas juga akan menelusuri keberadaan koperasi yang menerapkan pinjaman dengan jasa tinggi. Hal ini disinyalir koperasi hanya dijadikan kedok dalam kegiatan koperasi simpan pinjam. 
 
"Penentuan jasa harus melalui rapat anggota. Nanti akan kami telusuri seberapa besar peran anggota dalam penentuan jasa, bagaimana malah memberatkan anggota,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Realisasikan Aspirasi Masyarakat, Yusuf Bora Fokus Pemberdayaan UMKM di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal