SAR Satlinmas Gunungkidul Kenalkan Jalur Evakuasi Tsunami Baru Pantai Baron 

erfan erlin
Warga mengikuti simulasi tsunami di Pantai Baron Gunungkidul, (foto: MPI/Erfan Erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - SAR Satlinmas Wilayah 3 Pantai Baron memperkenalkan jalur evakuasi baru bahaya bencana tsunami di Pantai Baron, Gunungkidul. Jalur baru lebih singkat singkat dari pada melalui jalur evakuasi yang sebelumnya mereka kemas.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah 3 Pantai Baron, Surisdiyanto menuturkan Tanggal 5 November merupakan hari Kesadaran Tsunami Dunia. Hari yang sengaja dikemas untuk menyadarkan masyarakat terutama yang tinggal di pesisir akan ancaman bahaya bencana tsunami yang bisa sewaktu-waktu terjadi.

Menyambut hari Kesadaran Tsunami Sedunia, mereka menyelenggarakan simulasi bencana tsunami di Pantai Baron. Kegiatan ini melibatkan ratusan masyarakat dan puluhan anggota Tim SAR serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul.

"Kita sekarang simulasi seolah-olah terjadi tsunami dengan ketinggian maksimal yaitu 22 meter," kata dia, Jumat (4/11/2022).

Tepat pukul 09.00 WIB simulasi dimulai dengan adanya gempa 8,8 SR yang terjadi di tengah laut dengan kedalaman hanya 10 kilometer. Kejadian ini direspons BMKG denga mengeluarkann peringatan tsunami.

Petugas kemudian meminta kepada masyarakat untuk menjauhi pantai. Ratusan warga dan juga wisatawan berbondong-bondong berlari menjauhi pantai melalui jalur evakuasi yang mereka tetapkan sebelumnya.

"Jalur evakuasi yang lama itu melalui pintu gerbang kemudian lurus ke Utara. Sementara jalur evakuasi baru adalah dari pintu gerbang kemudian belok ke kiri dan naik ke atas bukit," kata dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
21 jam lalu

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

23 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Abu Anak Krakatau Diprediksi Bertahan 2 Hari di Jabar, BMKG Soroti Cuaca dan Arah Angin

2 hari lalu

BMKG: Abu Anak Krakatau Mulai Berkurang di Bandung, Sukabumi dan Bogor Masih Terdampak

4 hari lalu

Beda Data Badan Geologi dan BMKG soal Dentuman Misterius di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal