Sejumlah Wilayah di DIY Berstatus Siaga Kekeringan

Antara
Ilutrasi kekeringan (Foto: Antara)

Selain itu, kata dia, sejumlah daerah lainnya di DIY ditetapkan berstatus waspada atau telah mengalami 21-30 HTH dengan prospek peluang curah hujan rendah kurang dari 20 milimeter per dasarian. Daerah tersebut yakni Kecamatan Pandak (Kabupaten Bantul), Girisubo, Panggang, Purwosari, Tanjungsari, Tepus (Gunungkidul) dan Kecamatan Girimulyo Kalibawang, Sentolo (Kulon Progo), dan Cangkringan, Godean, Minggir, Mlati, Moyudan, Ngaglik (Sleman).

"Dampaknya mulai dari berkurangnya pasokan air pada lahan pertanian, meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan serta berkurangnya sumber air untuk kebutuhan rumah tangga," katanya.

Berdasarkan hasil monitoring terhadap perkembangan musim kemarau, menunjukkan seluruh wilayah DIY sudah memasuki musim kemarau. Sementara, puncak musim kemarau diprakirakan pada Agustus 2020.

"Secara normalnya awal musim hujan DIY dimulai pada pertengahan Oktober hingga awal November," kata Etik Setyaningrum.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
1 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Tanggamus Diguncang Gempa Beruntun

1 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Warga Diminta Waspada

1 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,7 Guncang Tanggamus Lampung, Berpusat di Darat

1 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Gunungkidul DIY, Cek Magnitudo dan Pusat Getarannya

2 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,4 Guncang Karatung Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal