Selama Pandemi Covid-19 Ada 1.185 Kehamilan di Yogyakarta

Antara
Ilustrasi (Foto: AFP)

“Saat hamil, kondisi kesehatan harus benar-benar dijaga. Harus selalu dalam kondisi fit karena jika tidak maka akan sangat berisiko bagi ibu maupun janin yang dikandung,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, ibu hamil harus rutin memeriksakan kandungan ke fasilitas kesehatan. Sedangkan di masa pandemi disarankan hanya ke rumah sakit jika benar-benar memerlukan layanan kesehatan.

“Meskipun seluruh layanan kesehatan di Kota Yogyakarta sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, tetapi jika memang tidak penting maka disarankan untuk tidak ke rumah sakit,” katanya.

Upaya sosialisasi terkait penundaan kehamilan selama masa pandemi tersebut, lanjut Emma, dilakukan secara rutin melalui kader KB di wilayah. Selain itu, juga dilakukan pengantaran alat kontrasepsi pil dan kondom untuk akseptor KB oleh petugas KB di wilayah. Layanan tersebut hanya untuk akseptor lama, sedangkan yang baru tetap wajib mengakses layanan kesehatan.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan jumlah penduduk. Jangan sampai akseptor KB itu terputus,” katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
18 hari lalu

Detik-Detik Perempuan di Polman Tewas Diduga Usai Aborsi, Kekasih Ditangkap saat Bungkus Jasad

18 hari lalu

Perempuan di Polman Tewas Diduga Usai Konsumsi Obat Aborsi, Kekasih Ditangkap

4 bulan lalu

Miris! Siswi SMP di Jombang Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkan

5 bulan lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

6 bulan lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal