Sidang Kasus Klitih Gedongkuning Nyaris Ricuh, Keluarga Tak Terima dengan Putusan Hakim

Yohanes Demo
Kericuhan yang terjadi di ruang sidang di kantor Pengadilan Negeri Yogyakarta. (Foto MPI/Yohanes Demo)

YOGYAKARTA, iNews.id - Persidangan kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan korban tewas yang digelar di Pengadilan Negeri Yogyakarta dengan agenda pembacaan vonis hakim nyaris ricuh, Selasa (8/11/2022). Keluarga terdakwa tidak terima dengan putusan majelis hakim yang dirasa tidak adil.  

Sidang kasus klitih ini dibuka pada pukul 10.00 WIB. Ratusan orang dari keluarga dan teman-teman terdakwa hadir untuk menyaksikan jalannya persidangan dan memberikan dukungan moril terhadap para terdakwa yang diduga menjadi korban salah tangkap.

Keributan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB setelah hakim membacakan putusannya. Terdakwa RNS dijatuhi pidana 10 tahun penjara, sedangkan FAS dan MMA dijatuhi pidana enam tahun penjara. 

Tidak terima dengan putusan ini, kerabat terdakwa berteriak-teriak histeris. Mereka menuntut keadilan dari hakim. 

“Dimana keadilan bagi kami. Saudara saya tidak bersalah, keputusan hakim tidak berpihak untuk keadilan,” teriaknya, Selasa (08/11/2022).

Kericuhan bisa diredam setelah hakim memberikan penjelasan jika keputusan tersebut belum final. Pihak tergugat dapat mengajukan banding apabila merasa putusan tersebut tidak adil.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pria di Jombang Hilang Usai Kecelakaan, Ditemukan Tewas di Bawah Eceng Gondok Sungai Brantas

9 hari lalu

Pria di Purwakarta Bawa Samurai Nekat Palak Polisi Minta Rp100.000 Berakhir Ditangkap

9 hari lalu

Perampokan di Toko Kelontong Medan, 2 Pelaku Bersenjata Api Terekam CCTV

12 hari lalu

Detik-Detik Pedagang Emas di Bangkalan Dirampas Terekam CCTV, Perhiasan Rp1,2 Miliar Raib

13 hari lalu

Viral! Pria di Bandung Bawa Benda Mirip Pistol dan Tendang Pemotor Perempuan yang Terjatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal