Sidang Kasus Klitih Gedongkuning Nyaris Ricuh, Keluarga Tak Terima dengan Putusan Hakim

Yohanes Demo
Kericuhan yang terjadi di ruang sidang di kantor Pengadilan Negeri Yogyakarta. (Foto MPI/Yohanes Demo)

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Arsiko mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya banding. Dia menilai keputusan hakim tidak didasari dengan bukti-bukti yang jelas.

"Putusan itu ngawur sekali. Dari bukti video rekaman CCTV itu tidak ada yang jelas. Lalu tidak ada yang bisa memastikan bahwa barang bukti lain adalah yang digunakan pelaku. Pelakunya siapa juga tidak jelas, hanya berdasarkan mata sipit dan postur tubuh. Banyak kalau yang mata sipit," katanya. 

Arsiko juga merasa janggal dengan barang bukti yang dihadirkan pada persidangan karena tidak sesuai dengan yang ada dalam rekaman CCTV. Sepeti barang bukti kendaraan yang tidak ada lampunya, tetapi dalam rekaman CCTV ada lampunya merah.  

"Alasan hakim, bahwa CCTV itu bukan alat bukti. Itu bisa jadi alat bukti untuk peradilan ITE. Padahal awalnya untuk menentukan siapa tersangkanya, jelas Reskrimum Polda DIY mengatakan berdasarkan alat bukti 60 CCTV yang didapat dan 9 yang digunakan," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Ibu dan Anak Diserang 4 Perampok Bersenjata Api di Agam Terekam CCTV, 1 Ditangkap

8 hari lalu

Menegangkan! Anak Lawan Perampok Bersenjata Api demi Lindungi Ibu, Uang 90 Juta Selamat

9 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengenaskan di Kaki Gunung Ciremai, Polisi Buru Orang yang Terekam CCTV

9 hari lalu

Tatapan Berujung Pengeroyokan di Warung Coto Makassar, 4 Orang Ditangkap

10 hari lalu

Viral! Detik-Detik Pikap Bermuatan Lemari Kayu Tersangkut Portal Pembatas Jembatan Koncer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal