Stok Amunisi Rusia Diprediksi Telah Menipis, hanya Bertahan hingga Awal 2023

Ahmad Islamy Jamil
Stok amunisi Rusia diprediksi telah menipis, hanya akan bertahan hingga awal 2023. (Foto ilustrasi : Reuters)

Untuk diketahui Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. 

Moskow mengklaim tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Atas tindakan Rusia ini, negara-negara Barat dan sekutunya menjatuhkan beragam sanksi terhadap Moskow. Selain itu mereka juga terus memasok persenjataan ke tentara Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
22 hari lalu

Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

29 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata dan Amunisi di Jayapura, 298 Peluru Disita

29 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

2 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

4 bulan lalu

Detik-Detik Menegangkan TNI Evakuasi Jenazah Pilot Ditembak OPM di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal