Struktur Tanah di Bantul seperti Agar-Agar, Berbahaya saat Ada Gempa

erfan erlin
Kepala Pusat Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

Pada gempa 2006 silam, di Nglanggeran rumah-rumah warga tak mengalami kerusakan, tapi di Bantul di tanah lunak bergoncang dahsyat. Tingkat kerusakan gempa menurut Daryono tak hanya ditentukan magnitudo atau jarak dari pusat gempa saja tapi juga karena karakter tanah setempat. 

"Di Cianjur juga begitu karena tanahnya dari gunung berapi dan Bantul juga sama. Bantul itu City on the Gel kata orang Eropa. Kalau ada goncangan akan bergoyang begitu," ujarnya. 

Untuk menanggulangi caranya hanya dengan membangun bangunan yang tahan gempa. Jika memang belum bisa membangun tahan gempa, bangun dari kayu dan bambu yang didesain dengan sedemikian rupa. 

"Jangan asal bangun rumah disemen, dilepo begitu saja. Gempa itu banyak korban yang meninggal dan luka karena tertimpa bangunan begitu. Jangan asal punya batako, semen, kapur dibanyakin jadi bangunan tembok tapi tak bisa jadi bangunan tahan gempa," katanya. 

Daryono meminta pengampu kebijakan dan masyarakat untuk waspada serta memperhatikan terkait bangunan yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Apalagi, sesar Opak memiliki periode berulang yang bisa terjadi lagi ke depan. 

Sesar Opak terus mereka kaji apalagi apa yang terjadi 2006 titiknya bukan di jalur kali Opaknya, dari Kretek sampai Prambanan. Apa yang terjadi 2006 itu 25 kilometer di timur zona itu.  "Kalau ditanya mana paling bahaya, justru yang di Bantul itu karena struktur tanahnya," ujar Daryono. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,8 Guncang Nias Utara, Warga Rasakan Getaran Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal