Tak Terima Alat Kelamin Adik Ditarik, Pemuda di Sleman Aniaya Anak di Bawah Umur

Kuntadi
Ilustrasi penganiayaan (foto: ist)

SLEMAN, iNews.id – Seorang pemuda di Kabupaten Sleman, DIY, BAP (18) diamankan petugas Reskrim Polsek Ngaglik, Sleman karena melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Pelaku nekat menganiaya karena tidak terima alat kelamin adiknya ditarik oleh korban.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Tri Adi Hari Sulistia mengatakan, pelaku ditangkap setelah ada laporan dari Benny warga Sleman. Dalam laporannya, Benny tidak terima anaknya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku. Berbekal dari keterangan korban dan olah TKP, polisi mengamankan pelaku.

“Pelaku kami amankan setelah kita tangkap di rumahnya,” kata Kapolsek Selasa (8/9/2020).

Kejadian penganiayaan ini bermula saat korban Da (11) tengah bermain dengan teman-temannya. Tidak lama berselang datang pelaku yang tanpa bicara langsung menghampiri korban. Pelaku kemudian melakukan memukul kepala dan kening korban dengan tangan kosong.

Akibat pukulan ini, korban mengalami luka lebam di bagian kepala dan kening. Ayah korban yang pulang kerja mendapati anaknya dalam kondisi terluka, kemudian melaporkan ke Polsek Ngaglik.

Kapolsek mengatakan, pelaku nekat menganiaya korban karena tidak terima dengan perbuatan korban yang menarik alat kelamin adiknya. Begitu mendapat laporan dari adiknya, pelaku langsung mencari korban dan menganiaya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Pria di Magetan Diduga Aniaya Istri, Cemburu hingga Tuduh Selingkuh dengan Tetangga

3 hari lalu

Mengerikan! Polisi Ungkap Cara Brutal ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

4 hari lalu

Viral! Pria di Bandung Bawa Benda Mirip Pistol dan Tendang Pemotor Perempuan yang Terjatuh

6 hari lalu

Kasus Eks Anggota DPRD TTS Gustaf Nabuasa Tewas Dianiaya, Tersangka Segera Diadili

8 hari lalu

Demo Desak Dugaan Penganiayaan Aktivis di Asahan, Mahasiswa dan Ormas Nyaris Bentrok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal