Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga Gunungkidul, Terjadi Retakan Sepanjang 20 Meter

erfan erlin
Petugas mengecek tahun bergerak di Kapanewon Patuk, Gunungkidul. (foto: istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Tanah bergerak mengancam permukiman warga di Dusun Ngepung Kalurahan Bunder Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Saat ini telah terjadi retakan tanah sepanjang 20 meter dengan kedalam mencapai satu meter.  

Dukuh Ngepung, Prapto David mengatakan, tanah bergerak ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayahnya akhir pekan lalu. Hal ini memicu terjadinya retakan tanah pertama dengan panjang 20 meer dengan lebar retakan 20 sentimeter.  

Awalnya tanah yang retak tersebut cuma sedikit. Warga merasa tidak perlu berbuat sesuatu karena kondisi tidak begitu mengkhawatirkan. Terlebih tanah yang retak tersebut berada di ladang milik warga.
 
Namun setelah itu, hujan deras dengan intensimengguyur kawasan ini,  menjadikan retakan tanah kian bertambah lebar dan panjangnya pun terus berubah. 

“Parahnya itu permukaan tanah pun terlihat mengalami penurunan," kata dia.

Tanah yang turun tersebut bahkan ada beberapa yang mulai miring posisinya. Bahkan beberapa pohon ikut miring mengikuti kontur tanah. Kini sudah ada tanah yang turun sekira 100 meter dan lebar 20 meter yang posisinya turun sekitar satu meter dari posisi semula. 

"Kami khawatir jika dibiarkan begitu saja maka area yang turun akan semakin melebar," tutur dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Sukabumi Meluas, 101 Rumah Rusak dan 367 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Tanah Bergerak di Sukabumi, Ratusan Warga Mengungsi 5 Hari Tinggalkan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

32 Rumah di Lebak Terancam Roboh akibat Pergeseran Tanah, Bangunan Retak

57 tahun lalu

Tanah Bergerak Terjang Sukabumi! 90 Rumah Rusak, 112 KK Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal