Tolak Uang Pangkal, Ratusan Mahasiswa UGM Unjuk Rasa

erfan erlin
Ratusan mahasiswa UGM menggelar aksi demonstrasi di Balairung UGM, Senin (13/3/2023). (Foto : Istimewa)

Upaya mengembangkan usaha yang mereka miliki nampaknya sudah menjadi keharusan. Karena nantinya usaha-usaha tersebut mampu mencukupi kebutuhan kampus. Sehingga UGM tak perlu menarik uang pangkal tersebut. "Kalau usahanya berkembang maka UGM tak perlu menarik uang pangkal dari mahasiswa,"katanya.

Rektor UGM Ova Emilia mengatakan, kebijakan uang pangkal tersebut tidak akan diberlakukan bagi semua mahasiswa UGM. Pasalnya kebijakan tersebut hanya diberlakukan mahasiswa tertentu.

"Uang pangkal sebagai sumbangan dari jalur ujian mandiri. Dan dia (mahasiswa baru) harus masuk kategori yang mampu (secara ekonomi)," ujarnya. 

Dia menambahkan berdasarkan data penghasilan, ada orang tua mahasiswa yang memiliki penghasilan sampai Rp500 juta perbulan. Karenanya uang pangkal diberlakukan bagi mahasiswa yang membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal atau paling tinggi.

"Dari data student body UGM, mahasiswa yang mampu secara ekonomi di UGM sekitar 4 persen. Merekalah yang nantinya diminta memberikan sumbangan melalui uang pangkal," katanya. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
18 hari lalu

Demo Desak Dugaan Penganiayaan Aktivis di Asahan, Mahasiswa dan Ormas Nyaris Bentrok

20 hari lalu

Mahasiswa Unsoed Demo Gedung Rektorat, Desak Evaluasi Total usai OTT KPK

20 hari lalu

Demo di Depan Kantor Bupati Gowa Ricuh, Massa Terobos Gerbang

31 hari lalu

Demo Kelompok Tani di Kisaran Ricuh, Sejumlah Orang Terluka dan Mobil Rusak

1 bulan lalu

Demo Buruh di DPRD Sumut, Tuntut Perubahan Kebijakan Ketenagakerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal