"Di antaranya satu set komputer, satu laptop, tiga printer dan tinta berbagai warna. Tiga lampu neon, enam screen sablon, tiga rachel sablon dan cat sablon," ujar dia.
Petugas juga menyita tiga rim kertas resta, obat afdruk, kertas afdruk dan botol berisi serbuk fosfor untuk memberikan tanda air pada uang palsu. Dari tempat ini juga diamankan 203 lembar kertas yang sudah dicetak gambar uang palsu. Setiap lembarnya berisi empat gambar uang palsu pecahan seratus ribuan.
"Uang palsu ini sangat mirip karena ketika dicek pakai lampu ultraviolet, akan muncul tanda mata air layaknya uang asli," ujar dia.
Tersangka AW mengaku mencetak sendiri uang ini karena alasan ekonomi. Ketrampilan ini diperoleh dari pekerjaan lamanya saat bekerja di percetakan. Saat mencetak juga hanya by order saja. Ketika ada pesanan baru akan mencetak.
"Saya hanya cetak saat ada pesanan saja," ujar dia.