Viral Curhatan Penulis Asal Surabaya Diduga Jadi Korban Penipuan Salah Satu Penerbit di Jogja

Yohanes Demo
Curhatan seorang pengguna Twitter yang merasa tertipu oleh salah satu penerbit yang ada di Yogyakarta viral belum lama ini. (foto : tangkapan layar)

Dia selalu dijanjikan oleh penerbit buku akan mengembalikan uang yang sudah ia kirimkan. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

"Kalau saya hubungi pasti selalu berhenti (tidak ada kabar) pas saya kasih nomor rekening," katanya.

Sejauh ini, ia sudah berkomunikasi dengan beberapa korban lainnya baik yang ada di Yogyakarta maupun luar Yogyakarta. Dia menduga bahwa penipuan ini bukan hanya dialami dirinya melainkan lebih dari 10 orang.

Setelah postingannya viral, pihak penerbit lantas memberikan klarifikasi melalui akun media sosial Twitter @Irw** B****g. Namun, dia menilai klarifikasi tersebut terkesan manipulatif dan tidak sesuai dengan fakta.

"Saya yakin orang-orang bisa membedakan mana alasan yang dibuat-buat dan mana klarifikasi yang sungguhan," kata dia.

Sementara itu, dia mengaku belum akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Akan tetapi, dari beberapa korban lain yang sudah dia hubungi ada yang akan melaporkan penerbit tersebut ke pihak kepolisian.

Pihak Penerbit Akui Ada Keterlambatan

Terkait cuitan yang menjadi viral tersebut, Irwan Firmansyah yang juga pemilik dari penerbit itu ketika dikonfirmasi mengakui jika memang ada keterlambatan dalam penerbitan naskah dari para kliennya. Namun, dia menegaskan jika dirinya tidak ada maksud untuk melakukan penipuan.

"Ada beberapa keterlambatan dan miskomunikasi di internal juga yang membuat beberapa kesalahan ini. Tapi saya sedang berusaha menyelesaikan," kata dia saat dihubungi.

Dia mengatakan bahwa ada perubahan tim di internal manejemen sehingga menimbulkan banyak kekeliruan. Saat ini ia sedang berusaha untuk berkomunikasi dengan para klien agar persoalan yang ini segera terselesaikan.

"Sedang komunikasi dengan yang merasa belum diselesaikan, biar cari jalan, misalnya menyelesaikan pekerjaan tersebut atau refund," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

9 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

15 hari lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

23 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

23 hari lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal