Volume Kubah Lava Gunung Merapi Turun Signifikan

Antara
Gunung Merapi erupsi besar dengan mengeluarkan awan panas guguran (APG) sebanyak 36 kali, Rabu (27/1/2021). (Foto: BPPTKG)

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental BPPTKG menyimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif sehingga status aktivitas dipertahankan pada level III atau Siaga.

Hanik menyebutkan bahwa awan panas masih berpotensi terjadi di Gunung Merapi. Daerah yang berpotensi bahaya akibat awan panas guguran dan guguran lava adalah alur Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Selain itu, erupsi eksplosif juga masih mungkin terjadi di Gunung Merapi dengan potensi bahaya berupa lontaran material vulkanik dalam radius 3 km dari puncak.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
16 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter 

25 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun 25 Kali Disertai Gemuruh, Waspadai Awan Panas!

27 hari lalu

Gunung Merapi Erupsi Luncurkan Wedhus Gembel 2 Km ke Kali Sat, Warga Diminta Waspada

1 bulan lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Muntahkan Kolom Abu Tebal 700 Meter ke Langit

1 bulan lalu

Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Merapi Hanguskan 4 Hektare Lahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal