Wakil Wali Kota Yogya: Lebih Pas Jika New Normal Disebut New Protokol

Nani Suherni
Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi (Foto: Dok Humas Pemkot Yogya)

YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya tengah mempersiapkan protokol baru yang digunakan saat new normal berlangsung. Dalam pelaksaanya, social distancing akan dilonggarkan secara perlahan,tetapi physical distancing dan pelaksanaan pola hidup dan sehat (PHBS) akan diperketat.

Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi mengatakan, pengunaan istilah new normal lebih tepat dengan kata new protokol. Dalam hal ini yang diperketat yakni kebijakan physical distancingnya.

"Lebih pas jika new normal ini disebut new protokol, jadi ketika sosial distancing dilonggarkan seperti kegiatan ekonomi akan perlahan dibuka yang akan diperketat adalah physical distancingnya," kata Heroe dikutip dari website resmi Pemkot Yogya, Senin (1/6/2020).

Penerapan protokol baru ini wajib dipatuhi semua warga. Protokol baru tersebut sebagai syarat untuk menggelar segala aktivitas.

“Saat aktivitas masyarakat mulai meningkat maka harus dibarengi dengan penerapan protokol yang ketat agar potensi sebaran virus corona tidak meluas" ujarnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta Kini Boleh Tak Pakai Masker, Ini Ketentuannya

57 tahun lalu

Calon Haji Sukoharjo Diimbau Terapkan Prokes di Tanah Suci

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Yogya Rabu 24 Mei, Sleman Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan

57 tahun lalu

Kualitas Soal ASPD DIY Dikeluhkan Siswa, Banyak Soal yang Tak Terbaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal