Wakil Wali Kota Yogya: Lebih Pas Jika New Normal Disebut New Protokol

Nani Suherni
Wakil Wali Kota Yogya Heroe Poerwadi (Foto: Dok Humas Pemkot Yogya)

Dia menegaskan, jika tidak memenuhi syarat sesuai aturan dalam protokol baru, aktivitas tersebut tidak diperkenankan untuk digelar. Heroe menambahkan, saat persiapan menuju new normal pihaknya juga akan mengizinkan pengelola tempat untuk beroperasional.

"Tetapi sebelum pengelola mengoprasionalkan lagi kita buat mereka mematuhi syarat-syarat yang akan kita buat nanti," ucapnya.

Lanjutnya, tidak hanya kegiatan sosial dan ekonomi, aktivitas lain yang membutuhkan protokol baru adalah kegiatan di bidang pendidikan. Kedatangan ratusan ribu mahasiswa dari luar daerah juga harus patuh.

“Ada sekitar 200.000 mahasiswa luar daerah di Kota Yogyakarta. Jika kuliah sudah dimulai kembali, maka dibutuhkan protokol baru, termasuk saat mereka datang ke Yogyakarta,” katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta Kini Boleh Tak Pakai Masker, Ini Ketentuannya

57 tahun lalu

Calon Haji Sukoharjo Diimbau Terapkan Prokes di Tanah Suci

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Yogya Rabu 24 Mei, Sleman Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan

57 tahun lalu

Kualitas Soal ASPD DIY Dikeluhkan Siswa, Banyak Soal yang Tak Terbaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal