YOGYAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta warga tidak menggelar acara malam tirakatan sebagai wujud syukur pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Anjuran ini guna mencegah penularan Covid-19.
"Sesuai arahan dari Kemensesneg dan sudah ada surat edaran wali kota, maka malam tirakatan atau tasyakuran menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia tidak digelar terlebih dulu," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Jumat (7/8/2020).
Dia mengatakan, pemerintah menyampaikan imbauan tersebut guna meminimalkan risiko penularan virus corona penyebab Covid-19. Biasanya acara malam tirakatan dihadiri banyak orang.
Menurut data Pemerintah Kota Yogyakarta, hingga Kamis (6/8/2020) tidak ada penambahan kasus Covid-19 di wilayah Yogyakarta. Jumlah pasien Covid-19 di Yogyakarta yang masih menjalani perawatan tercatat 21 orang. Selain itu total ada 46 orang yang sudah sembuh dan tiga pasien yang meninggal dunia.
Heroe mengatakan, masyarakat tetap dapat memeriahkan acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui cara lain.