Beruntung, Adnan/Indah mampu menjaga fokus pada momen krusial. Permainan yang lebih agresif membuat mereka merebut gim kedua dengan skor 21-19 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Memasuki gim ketiga, pasangan juara Thailand Masters 2026 itu tampil jauh lebih tenang. Mereka mengendalikan permainan sejak awal hingga akhirnya menang meyakinkan 21-11.
“Alhamdulillah bisa menang melewati babak pertama. Dari segi permainan, di game pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di game kedua, dan game ketiganya lebih tenang lagi,” ujar Adnan, dikutip dari rilis PBSI.
Indah mengakui pergerakan lawan sempat mengganggu ritme permainan mereka. Karena itu, dia dan Adnan mencoba mengubah pendekatan dengan lebih sabar serta menempatkan bola ke area yang sulit dijangkau lawan.
“Kami terganggu dengan pergerakan lawan, di game kedua kami lebih mengantisipasi hal ini dan mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau,” kata Indah.