Saat tertinggal pada gim pertama, komunikasi menjadi kunci kebangkitan pasangan Indonesia tersebut. Adnan menyebut dia dan Indah terus saling mengingatkan agar tidak kehilangan kepercayaan diri.
“Waktu kalah di game pertama itu kami saling support dan saling mengingatkan,” ujarnya.
Kemenangan ini membawa Adnan/Indah ke babak kedua. Tantangan berikutnya jauh lebih berat karena mereka akan berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, Rabu (3/6/2026).
Meski menghadapi pasangan favorit juara, Indah menegaskan dia memilih menikmati pertandingan tanpa tekanan berlebihan. Baginya, yang terpenting adalah mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.
“Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami aja. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha,” tutur Indah.
Adnan juga menegaskan fokus utama mereka adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dia ingin tampil maksimal dan menjalani pertandingan satu per satu.
“Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” pungkas Adnan.