Alwi Farhan Pakai Ilmu Ketapel untuk Bungkam Hujan Kritik

Reynaldi Hermawan
Alwi Farhan menjuarai Australian Open 2026 sebagai bukti kebangkitan mental setelah kritik tajam di Piala Thomas lewat strategi ilmu ketapel. (Foto: PBSI)

Australia Open pun memiliki makna khusus bagi Alwi. Gelar ini terasa istimewa karena diraih setelah masa sulit, namun dia menegaskan tidak ingin cepat puas dengan pencapaian tersebut.

“Ini perjalanan yang cukup seru karena naik turun. Banyak orang yang tidak percaya, banyak juga yang tetap mengkritik meskipun saya sudah juara. Tapi tidak masalah. Yang paling tahu diri saya adalah saya sendiri, tim pelatih, dan orang-orang terdekat saya. Karena pada akhirnya orang hanya melihat hasil. Padahal persiapan saya sebelum tiga turnamen itu sangat keras,” terang Alwi.

“Apa pun saya jalani, sampai badan dan mental benar-benar diuji. Alhamdulillah semuanya terbayar,” pungkasnya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
13 jam lalu

Daftar 15 Wakil Indonesia di Denmark Open 2026, Ada Duet Baru yang Bikin Penasaran

14 hari lalu

Komentar Mengejutkan Alwi Farhan usai Gagal ke Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026

14 hari lalu

Alwi Farhan Disingkirkan Chou Tien Chen di Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026 

15 hari lalu

Puas! Alwi Farhan Balas Dendam di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Ayush Shetty Tumbang di Rumah Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal