Perjalanan panjang dalam rangkaian turnamen Asia Tenggara menjadi tantangan tersendiri bagi pemain berusia 20 tahun tersebut. Jadwal yang padat membuat kondisi fisik dan mentalnya terus diuji.
Meski demikian, Alwi berusaha menjaga motivasi agar tetap tampil maksimal. Dia merasa keinginan untuk menang harus lebih besar dibanding rasa lelah yang dirasakan setelah menjalani sejumlah turnamen beruntun.
“Perjalanan tur Asia Tenggara akan berakhir di minggu ini. Beberapa pemain sudah melakukan turnamen beruntun. Begitu juga saya. Jadi mungkin secara fisik dan mental pasti capek. Tapi saya tadi mencoba mem-push diri saya agar keinginan menangnya lebih besar. Jadi Alhamdulillah saya bisa menjalankan apa yang diinstruksikan oleh pelatih,” tuturnya.
Alwi mengakui proses pemulihan kondisi menjadi tantangan terbesar. Pekan lalu dia masih bertanding hingga semifinal Singapore Open 2026 sebelum langsung pulang ke Indonesia untuk tampil di Indonesia Open.
“Tantangannya lebih dari pikirannya sih. Badannya juga karena yang kita tahu saya habis main semifinal di hari Sabtu. Cukup malam. Keesokan harinya saya pulang ke Indonesia. Buru-buru segalanya dipersiapkan. Tapi memang harus dijalani. Saya bisa berhasil menang. Alhamdulillah,” katanya.