Amri juga menyoroti karakter lapangan yang dinilainya relatif kecil serta shuttlecock yang melaju cepat. Menurut dia, kedua faktor tersebut menjadi bahan evaluasi agar mereka bisa lebih cepat menemukan permainan terbaik dalam kondisi berbeda.
"Disini lapangannya kecil dan shuttlecocknya kencang. Ini yang harus kami evaluasi kedepannya supaya cepat beradaptasi dalam kondisi apapun," tambahnya.
Menghadapi Dejan/Felisha pada babak 16 besar tidak membuat Amri merasa terbebani. Karena lawan yang dihadapi merupakan rekan senegara, dia memilih menjalani pertandingan dengan pendekatan seperti laga-laga lainnya.
Amri menegaskan persiapan mereka tetap berjalan normal. Baginya, hal terpenting adalah tampil maksimal di lapangan dan membiarkan hasil pertandingan ditentukan melalui permainan kedua pasangan.
"Bertemu teman sendiri (Dejan/Felisha Alberta) tinggal main aja. Tidak ada yang bagaimana-bagaimana, tetap sama dan persiapannya seperti biasa aja. Tinggal di adu aja besok," ujarnya.