Upacara pembukaan turut dihadiri tokoh penting biliar internasional. Hadir Sekretaris Jenderal International Billiards and Snooker Federation, Michael Alkhoury, bersama jajaran pengurus biliar Asia.
Hary Tanoesoedibjo menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Indonesia. Dia menilai konsistensi penyelenggaraan event internasional menjadi bukti kesiapan Indonesia di level global.
Sebelumnya, Indonesia sukses menggelar berbagai turnamen kelas dunia, termasuk Indonesia International Open dan Predator WPA World Championship. Rekam jejak tersebut memperkuat posisi Indonesia di peta biliar internasional.
Hary Tanoesoedibjo berharap kejuaraan ini memberi dampak langsung bagi pembinaan atlet muda nasional. Menurut dia, atmosfer kompetisi internasional penting untuk meningkatkan kualitas dan mental bertanding.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini memotivasi para pemain profesional, atlet, supaya ikut partisipasi, supaya latihan terus,” kata Hary Tanoesoedibjo, Rabu (28/1/2026).
“Dan kami dari POBSI ingin sekali Indonesia memiliki juara-juara tangguh, juara-juara dunia, sehingga bisa mengharumkan nama bangsa kita,” tukasnya.
Asian Pool Championship 2025 diharapkan menjadi panggung lahirnya bintang-bintang baru biliar Asia. Bagi Indonesia, turnamen ini juga menjadi langkah strategis mempercepat regenerasi atlet menuju level dunia.