Bagnaia mengakui hasil di Mugello menjadi dorongan besar bagi kepercayaan dirinya. Namun, dia tidak menutupi fakta Ducati miliknya masih memiliki kekurangan dibanding motor Ducati lain di grid.
Menurutnya, masalah daya cengkeram ban belakang masih menjadi pekerjaan rumah utama yang harus segera diselesaikan tim.
"Kami sedang kesulitan. Kami kehilangan daya cengkeram ban belakang dibanding Ducati lainnya. Namun, kami sedang mencoba pendekatan berbeda dan hasilnya mulai terlihat," katanya.
Bagnaia optimistis perkembangan yang dilakukan tim mulai menunjukkan arah positif. Dia yakin bisa kembali bersaing dengan para pembalap terdepan jika masalah tersebut berhasil diatasi.
"Kami melangkah sedikit demi sedikit. Namun kami sudah mendekat. Saya sangat yakin pada masa depan kami akan berada di sana untuk bertarung dengan mereka yang saat ini sedikit lebih cepat," tuturnya.
Meski menjadi pembalap Ducati terbaik di Mugello, Bagnaia masih berada di posisi ketujuh klasemen MotoGP 2026. Dia tertinggal 91 poin dari Marco Bezzecchi yang saat ini memimpin persaingan gelar juara dunia.