Setelah kondisinya pulih, Partin kembali menjalani program latihan intensif bersama tim pelatih para atletik Indonesia. Persiapan dilakukan secara terstruktur untuk mengembalikan kemampuan terbaiknya menjelang Asian Para Games 2026.
Program latihan tersebut berlangsung rutin setiap pagi dan sore. Dia hanya mendapatkan waktu istirahat pada hari Minggu dan Sabtu sore.
"Untuk latihannya sendiri kami sudah terstruktur sama tim pelatih. Jadi setiap pagi sore tentunya, yang libur cuma hari Minggu sama Sabtu sore," kata dia.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil di Nagoya. Partin berhasil mengatasi persaingan di lintasan dan menutup perjuangan cabang olahraga para atletik Indonesia dengan torehan medali emas serta rekor baru.
Meski sukses mencetak sejarah, Partin belum merasa puas dengan pencapaiannya. Dia sudah memasang target baru untuk menghadapi kejuaraan internasional berikutnya, termasuk Kejuaraan Dunia Para Atletik 2027 di Uzbekistan.