Alih-alih mencari pembenaran, Salucci menegaskan VR46 memilih bersikap realistis dan belajar dari rivalnya sesama tim satelit Ducati.
“Tapi tidak perlu banyak alasan, mereka memang lebih baik, titik. Kami harus menjadikan mereka sebagai acuan dan belajar dari mereka,” sambungnya.
Selain membahas rivalitas, Salucci juga menyinggung kesiapan teknis VR46 menghadapi MotoGP 2026. Dia optimistis Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio bisa tampil kompetitif dengan Ducati Desmosedici.
Menurut Salucci, perbedaan spesifikasi motor Ducati dari tahun ke tahun kini semakin tipis. Evolusi teknis membuat label GP24, GP25, atau GP26 tidak lagi terlalu signifikan di lintasan.
“Sekarang sudah sulit membedakan 24, 25, 26, atau 27. Motor-motor ini adalah evolusi satu sama lain,” jelas Salucci.