BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

Cikal Bintang Raissatria
BWF merombak World Tour 2027–2030 dengan 36 turnamen per tahun. (Foto: BWF)

Perubahan format juga diterapkan pada turnamen mayor. Kejuaraan Dunia akan menggunakan fase grup agar setiap atlet minimal bermain dua kali, sedangkan Piala Sudirman serta Piala Thomas & Uber melibatkan lebih banyak tim untuk memperluas representasi negara peserta.

Lonjakan jumlah turnamen berbanding lurus dengan peningkatan finansial. Total hadiah uang tahunan World Tour diproyeksikan mencapai USD 26,9 juta atau sekitar Rp426 miliar, angka yang mempertegas daya tarik ekonomi bulu tangkis global.

Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul menegaskan transformasi ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Dia menilai perubahan tersebut menjadi fondasi penting bagi masa depan olahraga raket tersebut.

“Kami tidak hanya membentuk serangkaian turnamen, kami membentuk budaya, identitas, dan peluang. Bulu tangkis harus imersif, cerdas, dan tak terlupakan,” ujar Leeswadtrakul dikutip dari laman resmi BWF, Senin (9/2/2026).

Untuk periode 2027–2030, BWF juga menetapkan daftar tuan rumah di setiap level turnamen. Penentuan ini menegaskan ekspansi global World Tour ke Asia, Eropa, Amerika, hingga Australia.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah

57 tahun lalu

Indonesia Takluk dari Malaysia di Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2026. Bentrok Thailand di Perempat Final

57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

57 tahun lalu

Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal