Cedera, Atlet Britania Raya Ini Tolak Kursi Roda dan Gigih Selesaikan Lomba

Dimas Wahyu Indrajaya
Atlet heptathlon Britania Raya, Katarina Johnson-Thompson, tetap gigi menyelesaikan salah satu lomba Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olympic, Rabu (4/8/2021). (REUTERS/Lucy Nicholson)

TOKYO, iNews.id - Semangat pantang menyerah diperlihatkan atlet putri Britania Raya, Katarina Johnson-Thompson. Dalam perlombaan di Olimpiade Tokyo 2020, dia terjatuh tapi memilih melanjutkan lomba meski tertatih-tatih.

Katarina Johnson-Thompson tampil dalam cabang olahraga heptathlon Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olympic, Rabu (4/8/2021). Pada hari itu atlet berusia 28 tahun tersebut bersaing di nomor 200 meter melawan tujuh pesaing.

Kode mulai balapan ditembakkan. Katarina yang melesat bersama pesaing lain harus terhenti karena cedera di jarak 100 meter.

Dia pun terbaring di atas trek menahan rasa sakit di betis kanannya. Panitia tidak tinggal diam dengan meminta Katarina naik ke kursi roda agar bisa ditepikan. Namun, dia menolak.

Meski tahu usahanya sudah habis, Katarina rupanya masih punya daya untuk mencapai garis finis. Dia bangkit dan berlari pelan untuk menyelesaikan balapan.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
8 hari lalu

Apa Itu Plak Jantung? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

8 hari lalu

Rutin Lari Berisiko Tingkatkan Plak Jantung, Begini Kata Dokter

11 hari lalu

Dirjen Imigrasi Kecam Event Lari Diskriminatif Bali Silent Disco, Cekal WNA yang Jadi Panitia

3 bulan lalu

Belum Kuat Lari, Japanese Walking Jadi Alternatif bagi Pemula Jaga Kesehatan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal