Cerita Maria Kristin Raih Perunggu di Olimpiade 2008 dengan Gaya Main yang Malas

Erfandi Rio
Maria Kristin tunggal putri Indonesia terakhir peraih medali Olimpiade. Saat itu dia meraih medali perunggu di Olimpaide Beijing 2008. (foto: Istimewa)

Pada perebutan medali perunggu, Maria Kristin menyadari akan sulit untuk melawan Lu Lan. Terlebih dia tak pernah menang dengan Lu Lan.

Namun, baginya tidak ada yang tak mungkin. Olimpiade ada sebuah pertandingan yang penuh misteri, di mana segala sesuatunya dapat terjadi.

Akhirnya, secara mengejutkan, Maria Kristin berhasil mengalahkan unggulan keempat asal China Lu Lan di perebutan medali perunggu lewat rubber gim. 

Pada gim pertama, dia kalah dengan skor 15-21. Kemudian ia membalasnya pada gim kedua dan menang 21-13. Akhirnya, Maria Kristin menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-15 dan membuat Lu Lan saat itu menangis terpukul dengan kekalahan tersebut.

Maria Kristin mengungkapkan cerita di balik kesuksesannya tersebut. Dia mengatakan bahwa kesuksesan itu tidak lepas dari sosok pelatih yang mendampinginya yakni Hendrawan.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
2 jam lalu

Hasil Korea Open 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir, Perjuangan Bangkit Berakhir Pahit

9 hari lalu

Ranking Dunia Panjat Tebing 2026: 3 Atlet Indonesia Bersaing di Papan Atas

13 hari lalu

Curhat Putri KW usai Disingkirkan Hina Akechi: Benar-Benar Terpontang-panting!

14 hari lalu

Putri KW Akui Mental Sempat Goyah saat Lolos Dramatis ke 16 Besar French Open 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal