Setelah dipastikan menjadi peraih medali emas, Desak mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya. Rasa haru langsung muncul setelah dia menyadari hasil perlombaan.
“Masih tidak percaya ternyata bisa sampai seperti ini. Rasanya langsung ingin menangis. Bingung juga, tapi sangat bersyukur,” tutur Desak.
Medali emas tersebut menjadi tambahan penting dalam perjalanan Desak di nomor speed putri. Rekor baru 6,062 detik juga menjadi bukti pencapaiannya di Aichi-Nagoya 2026, sekaligus menjadi catatan yang ingin terus dia tingkatkan.
Desak kini membidik peningkatan waktu untuk menghadapi persaingan di level internasional berikutnya. Dia berharap catatan waktunya dapat terus dipangkas hingga mencapai target 6,05 detik.
“Sekarang 6,62 detik, semoga bisa menjadi 6,05 detik. Dan ini juga menjadi loncatan untuk menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” pungkas atlet berusia 25 tahun itu.