“Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri,” kata Erick.
Menurut Erick, perubahan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan. Pelatnas tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam sebuah ajang, tetapi harus memiliki target yang jelas.
Dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia mengirimkan ratusan atlet terbaik untuk bersaing di panggung olahraga Asia. Sebanyak 430 atlet disiapkan untuk tampil pada 35 cabang olahraga.
Namun, tidak seluruh atlet hadir dalam acara pelepasan bersama Presiden Prabowo. Erick menjelaskan beberapa atlet sudah lebih dulu berangkat karena harus menjalani persiapan akhir.
“Sudah ada beberapa atlet yang berangkat, misalnya basket. Terus ada wushu, kemudian bulu tangkis kalau tidak salah malam ini sudah berangkat karena mau training camp,” ujar Erick.
Kontingen Indonesia akan bertanding di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang. Melalui sistem pembinaan yang lebih terarah, pemerintah berharap para atlet mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Merah Putih.