"Ya, yang pasti dengan hasil setahun enggak juara pasti kita ada perubahan dari segi latihan, dari fokusnya juga, dari kesabarannya juga. Ya mungkin hasil dari semua itu ya, hasilnya ternyata rezekinya ada di Jepang-China kemarin," kata Fikri di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (13/8/2026).
Fikri juga mengakui perjalanan menuju gelar juara tidak mudah. Dia dan Fajar tetap berusaha meski sempat mengalami beberapa kegagalan di pertandingan final sebelumnya.
"Latihan ya latihan aja kita. Latihan emang serius, cuma memang ada tambahan kita. Ya lebih ke tahu diri aja sih, saya juga merasakan kalau saya tiap final kalah terus kan. Usaha udah, ikhtiar udah, berdoa juga udah. Ya saya sempat ngobrol sama Fajar ya udah enggak apa-apa kalau rezekinya segitu enggak apa-apa. Cuma kita tetap berusaha aja gitu," tambah Fikri.
Dua gelar tersebut membuat kepercayaan diri Fajar/Fikri meningkat. Meski begitu, mereka tetap menyadari tantangan besar masih menanti karena para pesaing juga terus melakukan evaluasi.
Setelah sukses di Japan Open dan China Open 2026, Fajar/Fikri langsung bersiap menghadapi turnamen yang lebih besar. Mereka akan tampil di BWF World Championships 2026 atau Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.