Ganda putri China Chen Qingchen sebut satu lawan dengan pukulan mematikan. Ternyata sosok tersebut adalah legenda bulu tangkis asal Indonesia. (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)
Reynaldi Hermawan

XINGNING, iNews.id - Ganda putri China Chen Qingchen sebut satu lawan dengan pukulan mematikan. Ternyata sosok tersebut adalah legenda bulu tangkis asal Manado, Indonesia, Liliyana Natsir.

Chen Qingchen merupakan salah satu pebulutangkis andalan Negeri Tirai Bambu. Segudang prestasi berhasil dia ukir bersama pasangannya Jia Yifan.

Satu yang paling membanggakan adalah ketika meraih medali emas Kejuaraan Dunia 2017 di Skotlandia. Banyak pebulutangkis hebat yang sudah dihadapi Chen Qingchen.

Namun Liliyana menjadi satu yang paling merepotkan. Sebab legenda yang arkab disapa Butet itu sangat jenius lantaran tenang dalam bermain tapi punya pukulan yang mematikan.

"Bagi saya dia adalah pemain yang sangat lihai dan piawai," kaya Chen Qingchen dikutip dari Youtube PB Djarum, Selasa (26/10/2021).

"Saat dia bermain, sangat tenang dan mudah dapat melakukan pukulan yang mematikan," ujar Chen.

Sebelum bermain di ganda putri, Chen Qingchen memang tampil di nomor ganda campuran bersama Zheng Siwei. Keduanya kerap bertemu Liliyana dan rekannya Tontowi Ahmad di berbagai ajang.

Kedua pasangan ini bertemu pada lima ajang. Tiga di antaranya berhasil dimenangkan Liliyana/Tontowi.

Satu pertandingan yang paling diingat adalah final Kejuaraan Dunia 2017 nomor ganda campuran. Kala itu Chen Qingchen/Zheng Siwei harus puas meraih medali perak lantaran dikalahkan Owi/Butet 21-15, 16-21, 15-21.

Chen Qingchen sendiri mengaku sedih ketika mendengar kabar Liliyana pensiun pada 2019. Sebab dia masih ingin belajar banyak dari sosok Butet.

"Saya masih ingin belajar banyak dari dia. Tapi sekarang sudah tak ada kesempatan lagi," tuturnya.

"Saya ingat setiap momen pertandingan dengannya. Sebab sangat sulit saat berhadapan dengannya. Saya ingin belajar banyak darinya," ucapnya.

Kini Chen Qingchen bermain di ganda putri dan namanya sempat viral karena dianggap kerap mengelurakan kata-kata kasar saat bermain di Olimpiade Tokyo 2020.

Pada ajang tersebut, Chen Qingchen/Jia Yifan hanya mampu merebut medali perak. Mereka dikalahkan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT