Namun, situasi berubah selepas jeda. Jia/Zhang mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Pola serangan cepat yang diterapkan secara konsisten membuat jarak poin semakin menipis.
Drama terjadi menjelang akhir gim pertama. Saat berada dalam posisi menguntungkan, Ana/Trias kehilangan momentum dan gagal mempertahankan keunggulan. Kondisi itu dimanfaatkan Jia/Zhang untuk membalikkan keadaan sebelum merebut kemenangan 24-22.
Memasuki gim kedua, Ana/Trias mencoba kembali mengendalikan jalannya pertandingan. Akan tetapi, kepercayaan diri Jia/Zhang yang meningkat setelah memenangkan gim pembuka membuat pasangan China tampil semakin solid.
Jia/Zhang mampu mencetak poin demi poin melalui pola permainan yang efektif dan disiplin. Mereka menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-8 sekaligus memperlihatkan dominasi yang semakin kuat.
Selepas interval, permainan pasangan China kian matang. Sebaliknya, Ana/Trias kesulitan mengembangkan permainan karena strategi mereka berhasil dipatahkan lawan. Jia/Zhang akhirnya mengunci kemenangan gim kedua dengan skor 21-13.
Hasil tersebut mengantarkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian keluar sebagai juara Australian Open 2026. Sementara itu, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas menempati posisi runner-up setelah perjuangan mereka terhenti di partai puncak.