Namun, keunggulan tersebut tidak berlangsung lama. Yang/Hu segera meningkatkan intensitas serangan dan berhasil membalikkan skor sebelum interval.
Dejan/Felisha kembali tertinggal 9-11 saat memasuki jeda gim kedua. Situasi ini membuat pasangan Indonesia harus bekerja lebih keras untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Selepas interval, Dejan/Felisha mencoba mengejar melalui permainan menyerang. Namun, Yang/Hu mampu membaca pola permainan lawan dan mengantisipasi upaya pasangan Indonesia.
Yang/Hu kemudian mencetak poin secara beruntun untuk memperlebar keunggulan. Dejan/Felisha tidak mampu menghentikan laju pasangan Taiwan hingga pertandingan berakhir dengan skor 16-21 pada gim kedua.
Kemenangan tersebut membawa Yang/Hu melangkah ke babak 16 besar Denmark Open 2026. Sebaliknya, Dejan/Felisha harus mengakhiri perjuangan lebih cepat setelah gagal melewati rintangan pertama.
Hasil ini menjadi evaluasi bagi Dejan/Felisha, terutama dalam menjaga konsistensi permainan ketika sudah unggul. Mereka juga perlu meningkatkan kemampuan mengantisipasi perubahan strategi lawan agar mampu bersaing lebih baik pada turnamen berikutnya.