Keunggulan lima angka tersebut menjadi modal penting bagi pasangan Indonesia. Isyana/Rinjani terus menjaga tekanan sekaligus berusaha memperlebar jarak poin agar lawan kesulitan mengejar.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Isyana/Rinjani sukses mengamankan gim pertama dengan kemenangan 21-16 sekaligus membuka peluang menyelesaikan pertandingan tanpa harus memainkan gim penentuan.
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. In/Park meningkatkan perlawanan dan berhasil membuat Isyana/Rinjani kesulitan mempertahankan keunggulan seperti pada gim sebelumnya.
Pasangan Korea Selatan bahkan sempat memimpin 9-8. Situasi ini memaksa Isyana/Rinjani bekerja lebih keras untuk membalikkan kedudukan dan menjaga peluang meraih kemenangan dua gim langsung.
Perjuangan pasangan Indonesia akhirnya menghasilkan momentum penting. Setelah melalui persaingan ketat, Isyana/Rinjani berhasil berbalik unggul 15-14.