Indonesia Tanpa Gelar di All England 2026, PBSI Ungkap Dua Catatan Penting

Andri Bagus Syaeful
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memetik pengalaman berharga dari All England 2026. (Foto: PBSI)

PBSI akan melakukan evaluasi komprehensif bersama tim pelatih dan tim pendukung di pelatnas. Evaluasi tersebut bertujuan mencari aspek yang masih perlu diperbaiki agar performa atlet lebih stabil.

“Evaluasi ini akan kami lakukan secara komprehensif bersama tim pelatih dan tim pendukung di pelatnas untuk melihat apa saja yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Itu agar ke depan para atlet bisa tampil lebih maksimal dan stabil di turnamen besar," kata dia.

PBSI juga terus mencari metode pembinaan yang lebih efektif. Upaya tersebut dilakukan agar potensi atlet berkembang optimal dan mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi.

Setelah All England 2026, tim bulu tangkis Indonesia akan melanjutkan rangkaian turnamen di Eropa. Agenda terdekat adalah Swiss Open yang menjadi bagian dari kalender BWF World Tour.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
4 jam lalu

Taufik Hidayat Beri Bocoran Pelatih Baru Ganda Campuran PBSI, Diumumkan Pekan Depan?

1 hari lalu

Nova Widianto Kembali ke PBSI, Ternyata Ada Peran Sang Ibu

2 hari lalu

Pulang ke Indonesia, Nova Widianto Direkrut PBSI Gantikan Rionny Mainaky?

2 hari lalu

PBSI Berpisah dengan Rionny Mainaky, Kandidat Pelatih Ganda Campuran Baru Sudah Dikantongi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal