Selain pembahasan level internasional, FFI dan Afghanistan juga membuka peluang pertukaran pemain di tingkat klub. Michael menyebut Afghanistan memiliki banyak pemain futsal berkualitas.
“Jadi itu satu hal yang kita sepakati. Dan di luar dari itu juga kita bicara soal pertukaran-pertukaran antara Indonesia dan Afghanistan. Karena Afghanistan punya banyak pemain yang luar biasa, dan dari Pak Menteri Afghanistan ini menyampaikan harapannya pemain-pemain Afghanistan juga bisa ada yang main di klub-klub di Indonesia,” jelas Michael.
Kerja sama lain yang turut dibahas adalah peluang saling mengundang dalam penyelenggaraan turnamen futsal. Skema ini dinilai dapat meningkatkan kualitas kompetisi di kedua negara.
“Jadi kalau nanti ada event, ada negara Afghanistan kita diundang, atau sebaliknya kalau Indonesia bikin event futsal lagi internasional, kita juga bisa mengundang Afghanistan. Jadi itu kerja sama-kerja sama yang kita sepakat untuk kita kembangkan ke depan,” tutur Michael.