Perbedaan SEA Games dan Asian Games sebenarnya sangat mencolok. Namun ternyata ada beberapa perbedaan tersebut yang belum banyak orang tahu. (foto: Penutupan SEA Games 2021/Antara).
Ilham Sigit Pratama

HANOI, iNews.id- Perbedaan SEA Games dan Asian Games sebenarnya sangat mencolok. Namun ternyata ada beberapa perbedaan tersebut yang belum banyak orang tahu.

Hal yang paling mudah dikenali adalah dari sebutannya. SEA merupakan singkaran dari South East Asia yang berarti Asia Tenggara.

Itu artinya, SEA Games hanya diikuti oleh negara di kawasan Asia Tenggara. Sementara Asian Games sudah tentu diikuti oleh negara-negara di benua Asia.

Dapat dengan mudah dipahami bahwa Asian Games memiliki peserta yang jauh lebih banyak dari SEA Games. Pada umumnya, SEA Games diikuti hanya oleh 11 negara, sedangkan Asian Games biasanya diikuti oleh 45 negara.

Waktu penyelenggaraannya pun berbeda. SEA Games dihelat setiap dua tahun sekali, sedangkan Asian Games merupakan ajang empat tahunan.

Perbedaan lainnya terdapat pada ketentuan dan penentuan cabang olahraga yang dipertandingkan. Cabor pada SEA Games ditentukan oleh sebuah federasi bernama South East Asian Games Federation (SEAGF).

Perbedaan SEA Games dan Asian Games ternyata ada yang unik. Tuan rumah SEA Games diberi keistimewaan untuk menentukan cabor mana saja yang ingin dipertandingkan.

Tuan rumah diberikan hak untuk mengurangi atau menambah cabor yang akan dipertandingkan. Itu artinya, negara tuan rumah bisa memasukkan cabor yang kemungkinan dapat medalinya lebih besar, dan membuang cabor yang kemungkinan dapat medalinya lebih kecil.

Tak heran jika tuan rumah seringkali finis di urutan teratas klasemen medali. Hal ini menjadi pro dan kontra di kalangan pecinta olahraga di Asia Tenggara.

Pada SEA Games 2021 silam, tuan rumah Vietnam memuncaki klasemen dengan perolehan 446 medali. Sementara Indonesia berada di urutan ketiga dengan koleksi 241 medali, urutan kedua dihuni Thailand dengan total 331 medali.

Meski terdapat kebijakan tersebut, tuan rumah SEA Games tidak selalu keluar sebagai pengoleksi medali terbanyak. Indonesia pernah keluar sebagai pengoleksi medali terbanyak ketika SEA Games edisi Singapura 1983, edisi Malaysia 1989, dan edisi Filipina 1993

Sementara untuk Asian Games, ketentuan cabornya ditentukan berdasarkan cabor olimpiade dan non olimpiade. Pihak yang memiliki wewenang untuk menentukan cabor yang akan dipertandingkan adalah Olympic Council of Asia (OCA).

Tuan rumah Asian Games sebetulnya boleh-boleh saja menambah atau mengurangi cabor yang akan dipertandingkan. Namun harus melewati persetujuan dari OCA terlebih dahulu.

Jika OCA tidak merestui, maka negara tuan rumah tersebut tidak bisa memenuhi keinginannnya perihal cabor mana saja yang akan dipertandingkan.

Indonesia sukses menjadi tuan rumah pada Asian Games 2018 silam. Kala itu, China keluar sebagai pengoleksi medali terbanyak, sedangkan Indonesia berada di urutan ke-4.

Itu penjelasan perbedaan SEA Games dan Asian Games. Kini sudah tahukan apa perbedaannya?



Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT