Pada set ketiga, Indonesia kembali melakukan rotasi dengan memasukkan Ahmad Gumilar. Namun, perubahan tersebut sempat membuat permainan sedikit tertekan karena Filipina mampu memberikan perlawanan ketat.
“Pada set ketiga Gumilar juga kami masukkan. Kami sempat tertinggal beberapa angka karena banyak penerimaan bola yang kurang sempurna sehingga serangan menjadi kurang bervariasi,” tutur Nur.
Sebelum mengalahkan Filipina, Indonesia lebih dulu mencatat kemenangan atas Kamboja pada laga pembuka Grup A. Skuad Garuda menang tiga set langsung dengan skor 25-18, 25-18, dan 25-21.
Dengan dua kemenangan tanpa kehilangan satu set, Timnas voli putra Indonesia kini menatap semifinal SEA V Cup 2026 melawan Vietnam. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Farhan Halim dan rekan-rekan untuk memburu tiket menuju partai final.