Dia akhirnya menyalip di Tikungan 12 dan mengunci kemenangan pertamanya setelah penantian panjang lebih dari 500 hari.
Musim 2025 menjadi periode sulit bagi Martin setelah pindah dari Pramac Ducati ke Aprilia. Cedera beruntun membuat performanya menurun drastis hingga harus bolak-balik rumah sakit.
“You cannot understand how deep I was last season, how disconnected from this world, from MotoGP, and I really didn't want to come back. And now I'm here.
“Saya sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Aprilia. Mereka sangat membantu saya untuk kembali ke level saya. Jadi terima kasih banyak.”
Meski sudah kembali ke jalur kemenangan, kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Dia mengaku masih merasakan sakit setelah balapan.