Momen paling ironis terjadi di UFC 300. Gaethje kalah KO dalam salah satu penyelesaian paling brutal sepanjang sejarah UFC, namun tetap diganjar bonus Fight of the Night senilai USD300.000 atau sekitar Rp5 miliar.
Kini, duel melawan Paddy Pimblett membuka peluang emas. Terlepas dari hasil akhir, gaya bertarung Gaethje membuat kans bonus kembali terbuka lebar.
Jika sukses menembus bonus USD 1 juta, Gaethje akan menyamai pencapaian Charles Oliveira. Petarung Brasil itu menjadi yang pertama mencapai tonggak tersebut setelah menang atas Michael Chandler di UFC 309.
UFC 324 bukan sekadar perebutan sabuk interim. Laga ini berpotensi menjadi panggung sejarah bagi Justin Gaethje sebagai salah satu petarung paling konsisten menghasilkan bonus sepanjang era modern UFC.