Jonatan Christie. (Foto: PBSI)

Karantina di Pelatnas, Jonatan Christie Belum Pulang sejak Maret

Fitradian Dhimas Kurniawan

JAKARTA, iNews.id  Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengakui belum pulang ke rumah sejak kembali dari All England 2020, Maret lalu. Pasalnya, dia menjalani karantina di Pelatnas.

Setelah menjalani karentina selama 14 hari, sesuai protokol yang dibutuhkan, para atlet Pelatnas tak bisa seenaknya keluar-masuk. Mereka harus tetap berlatih tanpa menjalin kontak dengan pihak luar.

Akibatnya, Jojo –sapaan Jonatan- pun tak bisa meninggalkan Pelatnas dan belum pulang ke rumahnya sejak Maret lalu. Namun, langkah itu diambil, agar pebulutangkis Indonesia bisa tetap berlatih di tengah pandemi.

“Untuk sementara di Pelatnas, PBSI mengadakan lockdown di asrama. Jadi tidak ada yang boleh masuk dan keluar. Terlebih setelah All England kemarin, saya masih belum pulang ke rumah,” kata Jonatan dalam Talkshow “Olahraga yang Tertunda” yang digelar secara virtual oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (21/6/2020).

Meski begitu, Jojo mengaku masih belum mengetahui kapan turnamen bisa berjalan seperti biasa. Pasalnya, sejumlah ajang memang sudah mengalami penundaan atau dibatalkan.

“Untuk protokol, pertandingann juga dihentikan sejak Maret setelah pertandingan All England terakhir. Sampai saat ini, belum diketahui kapan pertandingan regular seperti biasa,” ujarnya.

Salah satu turnamen yang diundur adalah Indonesia Open 2020 yang kini akan digelar 17-22 November. Awalnya turnamen level Super 1.000 itu dimainkan 16-21 Juni di Istora Senayan.

Sementara turnamen paling mendekati saat ini adalah Hyderabad Open 2020, 11-16 Agustus mendatang. Sementara China Open bakal diadakan 25-30 Agustus.


Editor : Abdul Haris

BERITA TERKAIT